Tampung Masukan Soal Program, Capres Prabowo Subianto Hadiri Dialog Muhammadiyah di Surabaya

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 24 November 2023 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Facebook.com/Prabowo Subianto)

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Facebook.com/Prabowo Subianto)

APAKABARINDONESIA.COM  – Calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto menerima sejumlah masukan dari akademisi dan ahli terkait program yang akan dijalankannya bersama cawapres, Gibran Rakabuming Raka.

Sejumlah masukan tersebut didapat Prabowo saat menghadiri ‘Dialog Publik Muhammadiyah bersama Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia’ di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/11/2023).

Salah satu usulan disampaikan oleh Sukadiono, rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya yang ditunjuk sebagai panelis bidang kesehatan dan kesejahteraan.

Dalam forum tersebut, Sukadiono menyoroti angka stunting Indonesia yang masih berada di atas standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Ia menilai progam pemberian susu dan makan siang gratis yang dicanangkan Prabowo-Gibran sudah tepat, namun belum ideal bila melihat kebiasaan makan warga Indonesia.

Baca artikel lainnya di sini: Sepakat dengan Cak Imin Soal Pemilu, Prabowo Subianto: Dapat Kawan Baru, Jangan Dilupakan Kawan Lama

Sukadiono memandang perlu langkah tindakan ekstrem untuk menekan angka stunting.

“Stunting masih menjadi problem bangsa kita. Ini belum cukup diberikan susu pada makan siang saja, karena kita tahu bangsa kita makannya tiga kali,” kata Sukadiono.

Merespons hal tersebut, Prabowo mengatakan akar stunting adalah kemiskinan.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Meski belum dapat dikatakan ideal, ia meyakini upayanya untuk memberi susu dan makan siang untuk anak-anak Indonesia akan berdampak.

“Kita sekarang akan memberi intervensi gizi langsung kepada anaknya. Sekarang saya bertanya, lebih baik teruskan keadaan seperti sekarang, tidak dikasih (makan untuk anak-anak).”

“Atau satu kali makan walaupun kita tahu idealnya tiga kali makan,” kata Prabowo.

“Kalau kita lihat banyak pengalaman negara lain, makan siang di sekolah ini lah salah satu cara untuk pemerataan, keadilan sosial, mengatasi kurang gizi dan menyiapkan SDM ke depan,” lanjut dia.

Prabowo pun mengaku optimis langkah tersebut akan membantu banyak rakyat Indonesia sekaligus menekan angka stuntin ekstrem jika konsisten dilakukan dalam beberapa waktu ke depan.

“Saya optimis ini akan memberikan dampak langsung,” tutur Prabowo.***

Berita Terkait

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining
Sektor Konsumsi dan Teknologi Jadi Favorit Investor 2025
Purbaya: Tuntutan 17+8 Suara Minoritas, Ekonomi yang Tumbuh Solusinya
Menakar Dampak HPP Gabah Dan SPHP Pada Harga Beras
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
CSA Index Agustus 2025 Menguat, Investor Ritel Berpeluang Nikmati Tren Bullish
Aksi Komisaris Remala Abadi Bangun Pondasi Ekspansi Infrastruktur Digital Indonesia
Guru Pesisir Mahakam Dapat Dukungan Penuh dari PHM untuk Berkembang

Berita Terkait

Senin, 22 September 2025 - 16:04 WIB

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining

Sabtu, 13 September 2025 - 17:29 WIB

Sektor Konsumsi dan Teknologi Jadi Favorit Investor 2025

Selasa, 9 September 2025 - 14:27 WIB

Purbaya: Tuntutan 17+8 Suara Minoritas, Ekonomi yang Tumbuh Solusinya

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:11 WIB

Menakar Dampak HPP Gabah Dan SPHP Pada Harga Beras

Selasa, 19 Agustus 2025 - 07:45 WIB

Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan

Berita Terbaru