Presiden Joe Biden Tanggapi Insiden Penembakan Terhadap Lawan Politiknya Donald Trump di Pennsylvania

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 14 Juli 2024 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (Instagram.com/@joebiden)

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (Instagram.com/@joebiden)

APAKABARINDONESIA.COM – Presiden Joe Biden memberikan tanggapannya terkait insiden penembakan terhadap lawan politiknya Donald Trump di Pennsylvania.

Mantan Presiden Donald Trump mengalami cedera di kepala, tetapi kondisinya ‘baik’, setelah sejumlah tembakan dilepaskan ke arahnya saat kampanye Sabtu (13/7/2024).

Trump yang juga kandidat presiden dari Partai Republik itu menjalani perawatan di fasilitas medis setempat.

Darah sempat mengucur dari telinga kanan Donald Trump, dan dia berulang kali berkata, “tunggu.”

Donald Trump pergi ke Kota Butler di negara bagian yang masuk status swing state itu untuk menggelar kampanye.

Joe Biden mengutuk insiden penembakan terhadap Trump dan mengucapkan syukur bahwa Trump selamat serta sudah dievakuasi.

“Begini, kekerasan seperti ini tidak ada tempatnya di Amerika,” kata Biden dalam pernyataan yang disiarkan secara nasional.

“(Insiden) ini mengerikan. Ini lah salah satu alasan kita harus menyatukan negara ini.”

“Kita tidak bisa membiarkan hal ini terjadi. Kita tidak bisa seperti ini. Kita tidak bisa membenarkan hal ini.”

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Biden mengatakan dia sudah mencoba menghubungi Trump, tetapi tidak bisa berbicara dengannya karena mantan presiden itu masih dalam perawatan dokter.

Dia mengatakan akan mencoba menghubungi Trump kembali malam ini.

“Tampaknya dia baik-baik saja,” kata presiden.

“Saya berencana berbicara dengannya sebentar lagi, harapan saya seperti itu.”

Ketika ditanya apakah dia akan menggolongkan inisiden tersebut sebagai percobaan pembunuhan?

Biden menjawab bahwa dia punya pendapat sendiri, tetapi akan menunggu hingga fakta-fakta lainnya untuk mengemuka.

“Intinya, kampanye Trump adalah kampanye yang bisa dilaksanakan secara damai tanpa masalah,” kata Biden.

“Namun, pandangan, pandangan bahwa ada kekerasan politik atau kekerasan di Amerika seperti ini belum pernah terjadi.”

“Ini tidak pantas. Setiap orang, setiap orang harus mengutuknya, setiap orang,” kata Biden, sebagaimana dilaporkan Voaindonesia.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Businesstoday.id dan Infoemiten.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Jatimraya.com dan Hallokaltim.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

 

Berita Terkait

Jalur Gaza: Misi Kapal Madleen Berakhir Dramatis, Greta Thunberg Kembali Setelah Dicegat Israel.
PM Hun Manet dan Phumtham Bahas Damai, Gencatan Senjata Disepakati
Puluhan Demonstran Ditangkap Saat Tolak Operasi ICE, Suasana Tegang di Pengadilan Manhattan
Lebih dari 2.700 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia Akibat Gempa Dahsyat yang Mengguncang Myanmar
Uni Eropa Berkomitmen Bangun Kembali Gaza, Desak Semua Pihak Kerja Sama Demi Perdamaian Abadi
Sikap Tiongkok Sangat Tegas Soal Usulan Donald Trump agar Warga Palestina Dipindahkan dari Jalur Gaza
10 Perusahaan Amerika Serikat Dilarang Lakukan Aktivitas Ekspor dan Impor dengan Tiongkok, Ini Alasannya
Dikabarkan Telah Tiba di Moskow, Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:12 WIB

Jalur Gaza: Misi Kapal Madleen Berakhir Dramatis, Greta Thunberg Kembali Setelah Dicegat Israel.

Selasa, 29 Juli 2025 - 11:53 WIB

PM Hun Manet dan Phumtham Bahas Damai, Gencatan Senjata Disepakati

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:14 WIB

Puluhan Demonstran Ditangkap Saat Tolak Operasi ICE, Suasana Tegang di Pengadilan Manhattan

Kamis, 3 April 2025 - 11:31 WIB

Lebih dari 2.700 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia Akibat Gempa Dahsyat yang Mengguncang Myanmar

Kamis, 13 Maret 2025 - 11:40 WIB

Uni Eropa Berkomitmen Bangun Kembali Gaza, Desak Semua Pihak Kerja Sama Demi Perdamaian Abadi

Berita Terbaru