Pemerintah Telah Gagal Sediakan Air Siap Minum yang Aman bagi Masyarakat di Tempat-tempat Umum

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat mengkonsumsi air kemasan karena tidak ada pilihan lain.

Masyarakat mengkonsumsi air kemasan karena tidak ada pilihan lain.

Oleh: Anthony BudiawanManaging Director PEPS (Political Economy and Policy Studies)

APAKABARINDONESIA.COM – Bambang Brodjonegoro memberi pernyataan, bahwa konsumsi air galon atau air kemasan menjadi salah satu faktor kelas menengah jatuh miskin.

Pernyataan dan pendapat mantan menteri keuangan rezim Jokowi ini sungguh menyedihkan, tidak masuk akal sama sekali, absurd.

Pernyataan Bambang jelas sebagai upaya mencari kambing hitam atas ketidakmampuan dan kegagalan pemerintahan Jokowi dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi tingkat kemiskinan.

Tetapi menyalahkan masyarakat karena kebiasaan konsumsi air kemasan. Bambang berkilah, konsumsi air kemasan tidak terjadi di semua negara.

Menurut Bambang, masyarakat kelas menengah di negara maju terbiasa konsumsi air minum (dari kran) yang disediakan pemerintah di tempat-tempat umum.

Niatnya mau membela kegagalan pemerintahan Jokowi, dengan mencari kambing hitam “konsumsi air kemasan”. Tetapi yang didapat justru sebaliknya.

Pernyataan Bambang justru mengungkap fakta dan sekaligus validasi, bahwa pemerintahan Jokowi telah gagal.

Dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat menengah bawah, tetapi juga telah gagal dalam penyediaan air siap minum di tempat-tempat umum.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Karena, masyarakat hanya bisa konsumsi air siap minum dari keran-keran di tempat umum kalau pemerintah mampu menyediakan fasilitas tersebut.

Faktanya, pemerintah tidak mampu menyediakan fasilitas air siap minum di tempat-tempat umum, sehingga masyarakat tidak bisa mengkonsumsinya.

Artinya, masyarakat mengkonsumsi air kemasan karena tidak ada pilihan lain, karena pemerintah telah gagal menyediakan air siap minum yang aman, di tempat-tempat umum.***

Berita Terkait

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining
Sektor Konsumsi dan Teknologi Jadi Favorit Investor 2025
Purbaya: Tuntutan 17+8 Suara Minoritas, Ekonomi yang Tumbuh Solusinya
Menakar Dampak HPP Gabah Dan SPHP Pada Harga Beras
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
CSA Index Agustus 2025 Menguat, Investor Ritel Berpeluang Nikmati Tren Bullish
Aksi Komisaris Remala Abadi Bangun Pondasi Ekspansi Infrastruktur Digital Indonesia
Guru Pesisir Mahakam Dapat Dukungan Penuh dari PHM untuk Berkembang

Berita Terkait

Senin, 22 September 2025 - 16:04 WIB

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining

Sabtu, 13 September 2025 - 17:29 WIB

Sektor Konsumsi dan Teknologi Jadi Favorit Investor 2025

Selasa, 9 September 2025 - 14:27 WIB

Purbaya: Tuntutan 17+8 Suara Minoritas, Ekonomi yang Tumbuh Solusinya

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:11 WIB

Menakar Dampak HPP Gabah Dan SPHP Pada Harga Beras

Selasa, 19 Agustus 2025 - 07:45 WIB

Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan

Berita Terbaru