BPOM Temukan 9 Produk Obat Bahan Alam Mengandung BKO

Sembilan produk OBA berbahaya ini bisa memicu risiko kesehatan serius seperti stroke dan kematian.

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 20 Juni 2025 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Dok. Pom.go.id)

Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Dok. Pom.go.id)

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi mengungkap hasil pemantauan yang mencengangkan terkait sembilan produk obat bahan alam (OBA) yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Jakarta, Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan bahwa produk-produk ini mengandung bahan kimia obat (BKO) yang dapat menyebabkan dampak kesehatan yang serius.

“Temuan kami menunjukkan sembilan produk ini mengandung BKO. Ini sangat berbahaya jika dikonsumsi masyarakat,” tegas Ikrar.

Sembilan produk tersebut terdiri dari;

1. Harimau Putih,
2. One Man,
3. Amirna Lelaki,

4. Urat Madu Gold,
5. Redak-Sam,
6. Jarak Pagar,

7. Contra Lin,
8. Real Slim Ultimate,
9. Vitamin Gemuk Alami.

Penemuan tersebut merupakan hasil pengawasan yang dilakukan pada bulan Mei 2025 terhadap 683 produk OBA, obat kuasi, dan suplemen kesehatan dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Sebagian besar produk ini mencantumkan logo jamu pada kemasan serta klaim manfaat yang tidak berdasarkan bukti ilmiah,” tambahnya.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Klaim tersebut sering kali terkait peningkatan stamina pria, pengurang pegal linu, serta pelangsing dan penggemuk badan.

Hal ini tentunya mengaburkan informasi bagi konsumen yang kurang memahami risiko kesehatan dari penggunaan produk tersebut.

Bahaya Bahan Kimia Obat yang Tercampur Dalam OBA

Sebagian besar produk yang teridentifikasi mengandung BKO berbahaya seperti sildenafil, tadalafil, dan vardenafil.

Penggunaan bahan-bahan ini dalam OBA tidak hanya ilegal, tetapi juga sangat berbahaya bagi kesehatan pengguna.

Menurut Taruna, “BKO seharusnya digunakan hanya dengan indikasi yang tepat di bawah pengawasan tenaga medis.”

Kandungan sildenafil dan tadalafil dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan penglihatan, stroke, dan bahkan risiko kematian.

Selain itu, asam mefenamat dan natrium diklofenak yang ditemukan dalam beberapa produk ini juga dapat mengakibatkan gangguan pada saluran cerna serta kerusakan hati.

Sibutramin, di sisi lain, terhubung dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

Penggunaan deksametason dan siproheptadin dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai masalah hormonal, obesitas, dan penurunan sistem imun.

“Pengonsumsian produk yang mengandung BKO sama sekali tidak aman dan seharusnya dihindari,” tegas Ikrar, mengingatkan konsumen bahwa keputusan untuk menggunakan produk seperti ini bisa berujung fatal.

Tindakan Tegas BPOM untuk Pengawasan Keamanan Produk Kesehatan

BPOM akan menjalankan tindakan tegas terhadap pelaku usaha yang dengan sengaja mencampurkan BKO dalam produk OBA.

“Kami tidak akan mentoleransi tindakan pelaku usaha yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat,” ujar Ikrar, menekankan pentingnya ketidakkompromian lembaga dalam menjaga keselamatan konsumen.

Sebagai langkah tindak lanjut, BPOM berencana untuk melakukan peningkatan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat.

Konsumen dianjurkan untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk OBA yang beredar di pasaran.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Kami mengimbau semua orang untuk memeriksa izin edar dan informasi lengkap mengenai produk sebelum melakukan pembelian,” lanjutnya.

Taruna menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam melaporkan produk yang mencurigakan.

“Satu laporan dari masyarakat dapat mempercepat tindakan kami untuk menegakkan hukum dan melindungi kesehatan publik.”

Pentingnya Edukasi bagi Masyarakat dalam Memilih Produk Kesehatan

Kepedulian masyarakat dalam memilih produk kesehatan sangat penting untuk mencegah efek buruk di masa depan.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Kesadaran akan potensi bahaya yang mungkin terkandung di dalam produk kesehatan akan sangat berguna bagi individu dalam menjaga kesehatannya.

“Agar tidak tertipu, konsumen harus lebih mendidik diri mereka sendiri tentang risiko yang mungkin ada,” ujar Ikrar.

Melalui pengumuman ini, BPOM berharap masyarakat akan lebih cerdas dalam berkonsumsi.

Edukasi yang terus berlanjut dan informasi yang jelas mengenai risiko serta bahaya dari penggunaan produk yang tidak teruji akan sangat membantu dalam memperkuat kesehatan publik.

BPOM menilai bahwa tindakan preventif dalam bentuk edukasi sangat penting untuk menurunkan angka ketergantungan pada produk-produk yang mengandung BKO.

Selain itu, penting juga untuk menjaga komunikasi terbuka antara BPOM dan masyarakat agar informasi dapat tersebar secara cepat dan tepat.***

“Kebijakan industri dan hilirisasi sumber daya alam Indonesia mendorong peningkatan daya saing kawasan,” ujar Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

 

Berita Terkait

Biaya Haji 2026 Ditetapkan Rp 87,4 Juta, BPKH Siap Salurkan Nilai Manfaat
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Serukan Investigasi Cepat Dan Transparan Dalam Aksi Protes Indonesia
Menimbang Peran Bantuan Pangan Dalam Menstabilkan Harga Beras Nasional
Prabowo Siap Sita Aset Penimbun Beras, Pastikan Harga Stabil dan Terjangkau
Runway Bandara Selaparang Jadi Parkiran FORNAS VIII NTB
Rakyat Dibohongi Lagi, Koruptor Migas Tak Tersentuh Hukum Juga
Presiden Prabowo Akhiri Lawatan Multilateral, Tinggalkan Paris untuk Kembali ke Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:09 WIB

Biaya Haji 2026 Ditetapkan Rp 87,4 Juta, BPKH Siap Salurkan Nilai Manfaat

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:15 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Serukan Investigasi Cepat Dan Transparan Dalam Aksi Protes Indonesia

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Menimbang Peran Bantuan Pangan Dalam Menstabilkan Harga Beras Nasional

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 09:27 WIB

Prabowo Siap Sita Aset Penimbun Beras, Pastikan Harga Stabil dan Terjangkau

Berita Terbaru