BANDUNG – Apakabar Media Network (AMN) mengumumkan Wartawan senior asal Bandung Jawa Barat, yaitu Yukie H Rushdie menjadi Pemimpin Redaksi Apakabarjabar.com
Yukie H Rushdie sudah lebih dari 40 tahuh malang melintang di bidang tulis menulis dan jurnaliatik, sehingga dia sudah menguasai dunia persilatan di media.
Pendiri Apakabar Media Network (AMN) Budi Purnomo Karjodihardjo menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/5/2025).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Kasubag TU Kantah Kabupaten Bogor I Beri Penjelasan Terkait Berkas Pemohon yang Diduga Hilang
Menterinya Dipanggil KPK! Surat Istri Menteri UMKM Viral, Warganet Ngamuk

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini media yang tergabung dalam AMN, antara lain:
1. Apakabarnews.com
2. Apakabarindonesia.com
3. Apakabarjabar.com
4. Bogor.apakabarnews.com
5. Apakabarjateng.com
6. Grobogan.apakabarjateng.com
Baca Juga:
BPOM Temukan 9 Produk Obat Bahan Alam Mengandung BKO
Puluhan Demonstran Ditangkap Saat Tolak Operasi ICE, Suasana Tegang di Pengadilan Manhattan
Forum Purnawirawan TNI Usulkan Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Ikuti Mekanisme Ketatanegaraan
Budi Purnomo mengatakan, AMN menargetkan pada akhir tahun 2025, akan hadir di semua provinsi di Pulau Jawa.
Untuk kolabarasi dengan AMN dalam hal redaksional, dan periklanan, maupun bentuk kerjasama lainnya, dapat menghubungi WhatsApp Center: 0853 1555 7788.
Profil Pemimpin Redaksi Apakabarjabar.com Yukie H Rushdie
Sastrawan George Orwell, dengan karakter futurisnya, menjadikan novel “1984” sebagai masterpiece-nya, menandai tanda berakhirnya kehidupan manusia di muka Bumi.
Sementara, bagi Yukie H. Rushdie, 1984 justru menjadi pintu pembukanya di dunia jurnalistik.
Baca Juga:
Polisi Periksa Rismon Hasiholan Tujuh Jam Terkait Dugaan Ijazah Palsu Presiden Jokowi
PPATK Deteksi Perputaran Dana Judi Online yang Tembus Rp47,97 Triliun di Kuartal Pertama Tahun 2025
Ia mulai menulis di berbagai media, baik yang berskala daerah, nasional dan internasional.
Antara lain Pikiran Rakyat, Bandung Pos, Mandala, Eksponen, Kedaulatan Rakyat, Suara Merdeka. Bali Post, Bernas, dan lain-lain.
Juga media nasional (Media Indonesia, Kompas, Republika, Horison, dan lain-lain), maupun internasional (People, Asiaweek, dan The Jakarta Post).
Setelah menjadi wartawan di Pikiran Rakyat (Bandung), Kedaulatan Rakyat (Yogyakarta), dan Bali Post (Denpasar).
Sempat Pemred Sejumlah Media dan Membuat Beberapa Karya Literasi
Yukie menyempurnakan era Reformasi sebagai insan media bersama Tabloid MaP (Redaktur Pelaksana), Tabloid Tinju KO (Pemimpin Redaksi), Suara PesSel (Pemimpin Redaksi).
Lalu Nusantara Satoe (Pemimpin Redaksi), RMOL, MoeslimChoice (Redaktur Pelaksana), WahanaNews.co (Pemimpin Redaksi), dan lain-lain.
Yukie pun sempat menelurkan beberapa karya literasi yang sempat boom pada masanya.
Antara lain, buku “Kedaulatan Rakyat dalam Tajuk Rencana: Setengah Abad Meniti Buih” (kemudian dilarang beredar oleh Kejaksaan pada tahun 1995
Lalu buku “Fakta dan Dosa Piala Dunia” (terbit dalam dua masa, jelang Piala Dunia 2002 di AS dan Piala Dunia 2022 di Qatar).
“Menyalalah terus oborku, jangan pedulikan hujan badai dan angin topan,” begitulah filosofinya dalam pergulatannya sebagai insan media.***
























