Akses Dana Bergulir untuk Kalangan Koperasi Dapat Dorongan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 25 April 2024 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama LPDB-KUMnKM Supomo. (Dok. lpdb.go.id)

Direktur Utama LPDB-KUMnKM Supomo. (Dok. lpdb.go.id)

APAKABARINDONESIA.COM – Langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Salah satu upayanya, melakukan penjajakan dengan industri gula nasional yakni PT Kebon Agung.

Dengan mendorong koperasi-koperasi binaan dari Pabrik Gula (PG) grup PT Kebon Agung untuk mengakses dana bergulir.

Direktur Utama LPDB-KUMnKM Supomo menyampaikan hal itu saat kunjungan kerja ke PG Trangkil di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

“Dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, koperasi-koperasi sektor produktif memiliki peran yang sangat penting.”

“Melalui kerja sama dengan LPDB-KUMKM, kami berharap dapat memberikan dukungan finansial yang memadai.”

Baca artikel lainnya di sini : Menkeu Sampaikan Komitmen Perangi Kejahatan Keuangan, Indonesia Gabung Sebagai Anggota Penuh FATF

“Bagi koperasi-koperasi ini untuk meningkatkan produksi dan produktivitasnya,” ujar Supomo.

Supomo menambahkan, LPDB-KUMKM terus mendorong akses pembiayaan bagi koperasi-koperasi sektor produktif.

Baca artikel lainnya di sini : Presiden Jokowi Tanggapi Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo – Gibran oleh KPU

Sebagai bagian dari upaya konkret dalam mendukung program ketahanan pangan yang digagas oleh pemerintah.

“Dengan adanya pembiayaan yang terjangkau dan berkelanjutan, diharapkan koperasi-koperasi ini dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” lanjut Supomo.

Kunjungan ke Pabrik Gula Trangkil ini juga menjadi upaya positif dari LPDB-KUMKM untuk menjemput bola.

Dan mendorong koperasi sektor produktif untuk meningkatkan skala usahanya.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Juga mendekatkan akses pembiayaan kepada koperasi-koperasi yang berpotensi memperluas dampak positifnya dalam sektor ekonomi, khususnya sektor pangan.

“Sebagai contoh yang sudah berjalan, LPDB-KUMKM sebelumnya telah memberikan pinjaman/pembiayaan kepada Koperasi Unit Desa (KUD) Karangploso yang merupakan koperasi binaan dari PG Kebon Agung,” kata Supomo.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Menurut Supomo, dengan penjajakan yang LPDB-KUMKM lakukan, pihaknya berharap koperasi-koperasi yang terkait dengan Pabrik Gula Trangkil dapat segera mengakses pembiayaan dari LPDB-KUMKM.

Terlebih dari sisi wilayah kerja, Pabrik Gula Trangkil ini meliputi berbagai wilayah di Pantura mulai dari Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kudus, Jepara, Pati, Blora, Rembang dengan jumlah petani sebanyak 2.409 petani.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

“Langkah ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus mendukung pengembangan sektor-sektor produktif.”

“Termasuk sektor gula, demi mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tambah Supomo.

Supomo berharap, dengan kerja sama yang sinergis antara pemerintah, industri, dan koperasi, diharapkan Indonesia dapat menjadi lebih mandiri atau swasembada dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional termasuk komoditi gula.

“Harapannya bisa turut andil dalam program ketahanan pangan hingga mencapai swasembada pangan, dan menekan laju inflasi dari sektor pangan, serta menekan jumlah impor komoditas pangan.”

“Pendapatan petani naik, kesejahteraan juga naik, dan usaha koperasi terus berkelanjutan dengan sinergi yang baik dengan seluruh pihak,” pungkas Supomo.

Pada kunjungan kerja tersebut, Supomo didampingi oleh sejumlah pejabat terkait yakni:

Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Hj Kamari, Direktur Keuangan PT Kebon Agung Krisman Lumban Tobing.

Direktur Produksi Prasetyo Budi Santoso, Pimpinan PG Trangkil Sukirno, Staf Khusus Menteri Agus Santoso, dan Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto.***

Artikel di atas, juga dìterbitkan di portal berita nasional ekonomi & bisnis Infokumkm.com

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Apakabarindonesia.com dan Apakabarjarteng.com   

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Volume Transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 dalam 33 Hari, Tembus Mencapai Rp7,5 Triliun
Konvensi Nasional RSKKNI: Peran BNSP Standar Kompetensi dalam Meningkatkan Perlindungan Konsumen
NS. Aji Martono: DPW PROPAMI Jambi Raya Akan Perkuat Edukasi dan Literasi Pasar Modal
Hadiri Tanam Jagung dan Padi di Gunungkidul, Bapanas Dukung Percepatan Tanam Demi Penguatan Stok CPP
Laporan Keuangan Q2 2024 Diperkirakan Positif, Berpotensi Meningkatkan Minat Investor di Tengah Pasar yang Stagnan
BNSP Serahkan SK Lisensi kepada LSP Perikanan Hias Indonesia di Pameran Nusatic 2024: Dorong SDM Kompeten
CSA Index Juni 2024 Menunjukkan Optimisme Pasar dengan Nilai 60, Kinerja IHSG Diharapkan Positif
Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: OJK Diskusikan Standar Kompetensi untuk SDM Keuangan di Le Méridien
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:27 WIB

Konvensi Nasional RSKKNI: Peran BNSP Standar Kompetensi dalam Meningkatkan Perlindungan Konsumen

Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:29 WIB

NS. Aji Martono: DPW PROPAMI Jambi Raya Akan Perkuat Edukasi dan Literasi Pasar Modal

Sabtu, 6 Juli 2024 - 15:31 WIB

Hadiri Tanam Jagung dan Padi di Gunungkidul, Bapanas Dukung Percepatan Tanam Demi Penguatan Stok CPP

Kamis, 4 Juli 2024 - 10:23 WIB

Laporan Keuangan Q2 2024 Diperkirakan Positif, Berpotensi Meningkatkan Minat Investor di Tengah Pasar yang Stagnan

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:58 WIB

BNSP Serahkan SK Lisensi kepada LSP Perikanan Hias Indonesia di Pameran Nusatic 2024: Dorong SDM Kompeten

Kamis, 6 Juni 2024 - 18:55 WIB

CSA Index Juni 2024 Menunjukkan Optimisme Pasar dengan Nilai 60, Kinerja IHSG Diharapkan Positif

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:16 WIB

Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: OJK Diskusikan Standar Kompetensi untuk SDM Keuangan di Le Méridien

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:39 WIB

Prakonvensi RSKKNI Bidang Jasa Keuangan: Peran Pemangku Kepentingan Kunci Sukses

Berita Terbaru